full screen background image

Selayang Pandang Dinas Perkebunan Provinsi Bali

Page 06 Juli 2013 admin

Provinsi Bali terdiri dari beberapa pulau yaitu pulau Bali (pulau terbesar), pulau Nusa Penida, pulau Nusa Ceningan, pulau Nusa Lembongan, pulau Serangan dan Pulau Menjangan. Luas wilayah Bali mencapai 5.636,86 Km² atau 0,29 % dari luas kepulauan Indonesia. Hasil sensus penduduk tahun 2000 sebesar 3.146.999 jiwa atau sama dengan kepadatan penduduk 555 jiwa/km², tingkat pertumbuhan penduduk 1,19 % pertahun selama periode tahun 1990-2000. untuk tahun 2004 berdasarkan angka sementara mencapai 3.385.750 jiwa.


Secara administrasi Provinsi bali dibagi menjadi 8 Kabupaten, 1 kota, 55 Kecamatan, 695 kelurahan/desa, 3.998 banjar/lingkungan . Secara geografis Provinsi bali terletak pada posisi antara 8° - 03´- 40”, 8° - 50´- 48” lintang selatan ; dan 114° - 25´- 53” , 115° - 42´- 40” bujur timur. Secara geologi daratan yang terbentuk terutama terbentuk dari batuan kwarter, kwarter bawah, pilosin dan miosin, relief.


Suhu dipengaruhi oleh ketinggian tempat, rata-rata sekitar 28° – 30° C, kelembaban udara berkisar antara 90 % (saat hujan sampai mencapai 100 %) sampai dengan 60 %.


Kebijakan pembangunan pertanian harus memperhatikan gejala globalisasi yang memberikan dampak pasitif maupun negatif seperti adanya dorongan arus perdagangan dan investasi, transfer teknologi , persaingan bebas dengan tuntutan kompetisi harga, persaingan kualitas, kenyamanan, diversifikasi produk purna jual dan sebagainya. Untuk hal itu perlu pengembangan produk unngulan menjadi tumpuan harapan dimasa mendatang.


Pengembangan produk unggulan pada sub sektor perkebunan dilakukan melalui pendekatan pembangunan wilayah (kawasan) dengan menerapkan sistem dan usaha agribisnis berskala ekonomi, utuh, berkerakyatan dan berkelanjutan dalam wadah KIMBUN (Kawasan Industri Masyarakat Perkebunan)


Pendekatan kawasan ditujukan :



  1. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya wilayah

  2. Menciptakan agregat skala ekonomiuntuk membuka peluang dan memenuhi permintaan pasar

  3. Menciptakan efisiensi distribusi input dan pemasaran out put , sehingga dapat berdaya saing

  4. Memudahkan integrasi koordinasi manajemen pembinaan di lapangan

MENU UTAMA

EVENT TERAKHIR

AGENDA

UNIT ESELON

TEKNOLOGI PRAKTIS

REKAP HARGA PASAR

LINK

SITUS PEMERINTAHAN

KOMODITI UNGGULAN

Klik pada gambar untuk melihat detail dari komoditi unggulan Dinas Perkebunan Provinsi Bali.

Lihat Semua