full screen background image

Jambu Mete

Komoditi Unggulan 29 Juni 2013 admin

Di Indonesia varietas jambu mete umumnya dikenal berdasarkan warna buah semunya. Warna buah semu jambu mete terdiri dari buah semu warna merah, kuning dan jingga, warna jingga diduga berasal dari penyerbukan alamiah antara tanaman dengan buah semu warna merah dan kuning , morfologi tanaman sebagai berikut :

Akar
Memiliki akar tunggang hingga mencapai 5 m dan akar serabut menyebar secara horisontal.

Batang
Batang sejati, berkayu dan keras. Tanaman dapat tumbuh hingga ketinggian 10 – 15 m

Daun
Daun tunggal, tumbuh pada cabang dan ranting secara selang seling, bentuk daun bulat panjang hingga oval dan membulat atau meruncing pada ujung daun. Panjang daun mencapai 10 – 20 cm , lebar daun 5 – 10 cm, panjang tangkai daun0,5 – 1 m, tulang-tulang daun menyirip. Daun muda berwarna coklat kemerahan hingga pucat sedangkan yang tua berwarna hijau gelap.

Bunga
Tumbuh pada ujung tunas / ranting, tanaman mulai berbunga umur 3 – 5 tahun, jambu mete bisa berbunga sepanjang tahun bila didukung oleh curah hujan yang merata sepanjang tahun, akan tetapi umumnya produksi puncak terjadi 1 tahun sekali. Ukuran bunga kecil, harum, bunga termasuk bunga majemuk, hermaprodit yaitu dalam kuntum bunga terdapat dua jenis, kelamin jantan dan betina.

Buah
Terdiri dari 2 bagian : 1. buah sejati (gelondong mete) dan buah semu (Tangkai buah yang membengkak mirip jambu air). Ukuran panjang gelondong 2,5 – 3,5 cm, lebar ± 2 cm tebal kulit 1 – 1,5 mm, rata-rata berat gelondong 5 – 6 gr. Didalam gelondong terdapat kacang mete (kernel), kernel / kacang mete ini biasa dikonsumsi dalam bentuk kacang mete goreng atau lainnya, kacang mete terdiri dari dua keping berwarna putih.

MENU UTAMA

EVENT TERAKHIR

AGENDA

UNIT ESELON

TEKNOLOGI PRAKTIS

REKAP HARGA PASAR

LINK

SITUS PEMERINTAHAN

KOMODITI UNGGULAN

Klik pada gambar untuk melihat detail dari komoditi unggulan Dinas Perkebunan Provinsi Bali.

Lihat Semua