full screen background image

Kebijakan Dinas Perkebunan Provinsi Bali

Page 06 Juli 2013 admin

Arah pembangunan pertanian khususnya sub sektor perkebunan dalam era globalisasi adalah berorientasi pada pasar, tidak lagi bersifat subsisten / tradisional.


Kebijakan pembangunan pertanian harus memperhatikan gejala globalisasi yang memberikan dampak pasitif maupun negatif seperti adanya dorongan arus perdagangan dan investasi, transfer teknologi , persaingan bebas dengan tuntutan kompetisi harga, persaingan kualitas, kenyamanan, diversifikasi produk purna jual dan sebagainya. Untuk hal itu perlu pengembangan produk unngulan menjadi tumpuan harapan dimasa mendatang.


Pengembangan produk unggulan pada sub sektor perkebunan dilakukan melalui pendekatan pembangunan wilayah (kawasan) dengan menerapkan sistem dan usaha agribisnis berskala ekonomi, utuh, berkerakyatan dan berkelanjutan dalam wadah KIMBUN (Kawasan Industri Masyarakat Perkebunan).


Pendekatan kawasan ditujukan :



  1. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya wilayah

  2. Menciptakan agregat skala ekonomi untuk membuka peluang dan memenuhi permintaan pasar

  3. Menciptakan efisiensi distribusi input dan pemasaran out put , sehingga dapat berdaya saing

  4. Memudahkan integrasi koordinasi manajemen pembinaan di lapangan


KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOMODITI UNGGULAN


KOPI ARABIKA



  1. Peningkatan produktivitas

  2. Pengembangan tanaman (ekstensifikasi/rehabilitasi) dengan menggunakan bibit tahan serangan nematoda dan hama / penyakit penting lainnya

  3. Peningkatan mutu melalui petik merah dan olah basah

  4. Mendorong pemanfaatan limbah dan tumbuhnya pola integrasi

  5. Mendorong praktek usahatani menuju sertifikasi produk organik dan indikasi geografis

  6. Penguatan kelembagaan dan SDM

  7. Pemantapan dan memperluas akses pasar


KOPI ROBUSTA



  1. Peningkatan produktivitas

  2. Tidak melaksanakan perluasan

  3. Peningkatan mutu melalui pengendalian bubuk buah, petik merah, olah basah maupun olah kering

  4. Mendorong tumbuhnya usaha diversifikasi menuju produk hilir

  5. Mendorong pemanfaatan limbah dan tumbuhnya pola integrasi

  6. Penguatan kelembagaan da SDM

  7. Pemanfaatan dan memperluas akses pasar


KAKAO



  1. Peningkatan produktivitas

  2. Peningkatan mutu olahan dan mendorong proporsi kakao fermentasi

  3. Mendorong tumbuhnya usaha diversifikasi produk menuju produk yamg lebih hilir

  4. Mendorong pemanfaatan limbah dan tumbuhnya pola integrasi

  5. Penguatan kelembagaan dan SDM

  6. Pemantapan dan memperluas akses pasar


JAMBU METE



  1. Peningkatan produktivitas

  2. Mendorong dan memantapkan industri pengolahan menuju produk yang lebih hilir

  3. Memantapkan kemitraan pemanfaatan buah semu

  4. Mendorong pemanfaatan limbah dan tumbuhnya pola integrasi

  5. Penguatan kelembagaan dan SDM

  6. Pemantapan dan memperluas akses pasar


CENGKEH



  1. Peningkatan produktivitas tanpa perluasan areal

  2. Mengupayakan stabilitas harga

  3. Meningkatkan mutu dengan melakukan sortasi dan penetapan kadar air


PANILI



  1. Peningkatan luas areal menuju luas 1.500 Ha tahun 2008

  2. Menyediakan teknologi pengendalian penyakit busuk batang panili (BBP) lebih dari satu paket sehingga petani memiliki alternatif pilihan teknologi

  3. Menggalakkan dan menganjurkan pola usaha budidaya terbatas atau sempit, sehingga petani bisa melakukan pemeliharaan secara intensif


KELAPA DALAM



  1. Peningkatan produktivitas dan mengintensifkan diversifikasi tanaman

  2. Melakukan diversifikasi produk dengan merintis pengembangan unit usaha pengolahan kelapa terpadu berskala rumah tangga


TEMBAKAU VIRGINIA



  1. Pemantapan pola kemitraan dan perluasan akses pasar, khususnya untuk tembakau Virginia

  2. Untuk tembakau rakyat, sedang dijajagi pola pemasaran melalui kemitraan usaha, utamanya untuk menjamin kepastian pasar

  3. Pengembangan tembakau (areal tanam ) senantiasa disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

MENU UTAMA

EVENT TERAKHIR

AGENDA

UNIT ESELON

TEKNOLOGI PRAKTIS

REKAP HARGA PASAR

LINK

SITUS PEMERINTAHAN

KOMODITI UNGGULAN

Klik pada gambar untuk melihat detail dari komoditi unggulan Dinas Perkebunan Provinsi Bali.

Lihat Semua