full screen background image

PENERIMAAN POK 2016 HASIL REFOCUSING DI HOTEL ROYAL PAJAJARAN BOGOR TANGGAL 12 APRIL 2016

Event 22 April 2016 admin_disbun

 

Hasil penerimaan POK dan inti arahan serta diskusi dengan Direktur Jenderal Perkebunan dan Inspektur Jenderal sebagai berikut :

  1. Perpres 45 tahun 2016 dan Permentan 43 tahun 2016 terkait perubahan struktur organisasi Direktorat Perkebunan dan adanya refocusing mempengaruhi secara langsung terhadap pelaksanaan kegiatan TA 2016.
  2. Hal ini terbukti bahwa secara nasional realisasi sampai dengan 8 April 2016 mencapai 3,27 %..
  3. Oleh karenanya terkait dengan arahan Menteri Pertanian target capaian Ditjenbun akhir April 2016 dipacu agar mencapai 20 % dan akhir Mei mencapai 40 %, oleh karenanya setiap jajaran Dinas Perkebunan atau yang menangani bidang perkebunan memacu kegiatannya sesuai perjanjian kinerja dengan mencari solusi masing masing permasalahan.
  4. Oleh karenanya Direktur Jenderal Perkebunan memberikan advis sebagai berikut :
  1. DIPA/POK dilaksanakan dengan bijaksana
  2. Perjanjian kinerja harus dilaporkan setiap RAPIM
  3. Pelaksanaan kegiatan harus mengikuti aturan dan Pedum
  4. Lakukan terobosan dan cari solusi pemecahan hambatan sehingga TA 2016 menghasilkan kinerja lebih baik
  5. Pastikan kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai tahapan
  1. Sementara itu Inspektur Jendral Pertanian memberikan penekanan untuk mengatasi temuan tahun sebelumnya agar tidak terulang lagi atau berulang tahun, seperti temuan perbenihan, berdasarkan data persoalan temuan perbenihan terpantau bahwa 50 % merupakan temuan perbenihan, ini agar dibenahi dengan sungguh sungguh.
  2. Demiikan halnya masalah aset, harus bisa mempertanggung jawabkan secara menyeluruh.  Penetapan unit cost, CP/CL yang dapat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan, penetapan target keluaran dan hasil yang akan dicapai , kesemuanya ini menjadi obyek pemeriksaan.
  3. Advis Inspektur Jenderal Pertanian terhadap persoalan diatas adalah bagaimana Jajaran yang menangani Perkebunan bisa menjalan kan SPI dengan baik, karena pandangan Irjentan SPI dilingkup Kementerian Pertanian belum membumi, oleh karenanya sarannya bagaimana agar semua unsur pimpinan dan pelaksana menjalankan sesuai tugas dan fungsinya guna mencapai tujuan.
  4. Unsur unsur SPI dikatakannya adalah bagaimana menjalankan:
  1. Aspek Lingkunagn
  2. Analisa Resiko
  3. Aspek Kegiatan
  4. Monitor
  5. Pemantauan
  1. Inspektur Jenderal Pertanian dalam pemeriksaan melakukan audit kegiatan tahun sebelumnya, agar tidak mengganggu kegiatan tahun berjalan
  2. Acara Selanjutnya adalah penyerahan POK pada masing masing Provinsi.

Ir.HM Dhidiek Wahyudi

MENU UTAMA

EVENT TERAKHIR

AGENDA

UNIT ESELON

TEKNOLOGI PRAKTIS

REKAP HARGA PASAR

LINK

SITUS PEMERINTAHAN

KOMODITI UNGGULAN

Klik pada gambar untuk melihat detail dari komoditi unggulan Dinas Perkebunan Provinsi Bali.

Lihat Semua